Bumida Cabang Kebayoran Gelar Sosialisasi Asuransi Aset Daerah untuk BPAD DKI Jakarta Guna Memperkuat Perlindungan Kendaraan Dinas dan Gedung Pemerintahan

Jakarta, 26 Agustus 2025 — Bumida Cabang Kebayoran menyelenggarakan Sosialisasi Asuransi Kendaraan Dinas Operasional (KDO) serta Gedung atau Bangunan Milik Daerah bagi Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD) Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Tavia Heritage, Jakarta Pusat, ini dihadiri oleh perwakilan 148 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dengan total 296 peserta yang terdiri dari para pengurus barang, pejabat teknis, serta perwakilan instansi terkait.

Kegiatan ini dibuka dengan khidmat melalui menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, doa, serta laporan panitia. Jalannya acara dipandu oleh Muhammad Yosa Amrifulhikam selaku MC. Sambutan pertama disampaikan oleh Ahmad Fauzi Nasution, S.E., MM., AAAIJ., QCRO selaku Direktur Pemasaran Bumida, yang menekankan pentingnya pemahaman isi polis asuransi secara menyeluruh. “Kami berharap kegiatan ini bukan hanya menjadi forum sosialisasi, tetapi juga wadah untuk memperjelas hak dan kewajiban dalam polis, sehingga ketika terjadi klaim tidak ada lagi kerancuan. Bumida berkomitmen untuk memberikan pelayanan transparan dan membangun hubungan jangka panjang dengan BPAD,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan dari BPAD DKI Jakarta, Bapak Budi Santoso, Kepala Sub Bidang Sengketa Aset, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Bumida dalam menyelenggarakan acara ini. “Pengelolaan aset daerah bukan hanya soal pencatatan dan pemanfaatan, tetapi juga memastikan perlindungan dari berbagai risiko. Dengan adanya asuransi kendaraan dinas maupun gedung milik Pemprov, kami yakin keberlangsungan pelayanan publik dapat lebih terjamin,” ujarnya.

Memasuki sesi inti, Rizky Novelino, Kepala Seksi Teknik Bumida, membawakan materi mengenai Asuransi Kendaraan Bermotor. Ia menjelaskan detail perlindungan yang diberikan, mulai dari risiko tabrakan, pencurian, kebakaran, banjir, hingga kerusuhan dan huru-hara. Rizky juga menekankan adanya jaminan terhadap tuntutan pihak ketiga, dengan contoh kasus konkret yang memudahkan pemahaman peserta. “Kami ingin memastikan bahwa setiap kendaraan dinas terlindungi bukan hanya dari risiko kerusakan, tetapi juga dari tanggung jawab hukum jika terjadi kecelakaan yang melibatkan pihak ketiga,” jelasnya.

Selanjutnya, Amri Usman, Kepala Seksi Teknik Bumida Cabang Kebayoran, menyampaikan materi Asuransi Bangunan Gedung. Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa total nilai pertanggungan (TSI) untuk aset Pemprov DKI mencapai Rp 4,1 triliun yang tersebar di 62 lokasi risiko. Polis yang diberikan meliputi Property All Risk (PAR) dengan perluasan jaminan seperti gempa bumi, kerusuhan, terorisme, sabotase, hingga bencana alam. “Sosialisasi ini kami tujukan agar para pengurus barang memahami prosedur klaim, dokumen yang dibutuhkan, serta klausul tambahan dalam polis. Dengan pemahaman yang baik, proses klaim akan berjalan cepat dan tepat,” tutur Amri.

Diskusi interaktif dan sesi tanya jawab berlangsung aktif, menunjukkan tingginya antusiasme peserta. Beberapa perwakilan SKPD mengajukan pertanyaan terkait prosedur klaim serta pengecualian dalam polis. Salah satu peserta menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan kejelasan yang sebelumnya jarang dipahami secara detail.

Tidak hanya materi yang kaya informasi, suasana sosialisasi juga berjalan hangat berkat keterlibatan panitia yang solid. Acara ini turut melibatkan jajaran panitia dari Bumida Cabang Kebayoran, antara lain Soni Gunardi selaku Kepala Cabang Kebayoran, Ibnu Hajar selaku Kepala Cabang Sudirman, Andrei Carter Pasaribu selaku Asisten Pemasaran Cabang Kebayoran, Yofan Alfharid Sugiri selaku staf Cabang Sudirman, serta Hilda Afifah selaku staf Cabang Kebayoran. Kehadiran mereka memastikan koordinasi berjalan baik mulai dari registrasi, penyediaan materi, hingga pendampingan peserta selama sesi berlangsung.

Salah satu peserta dari perwakilan SKPD, Ibu Ratna, mengungkapkan rasa puas atas acara ini. “Biasanya kami hanya menerima polis dan jarang membaca detail isinya. Melalui sosialisasi ini, kami jadi lebih paham manfaat dan juga prosedur klaim. Penjelasan contoh kasus yang nyata membuat kami lebih percaya diri jika suatu saat harus berhadapan dengan risiko,” tuturnya.

Panitia juga menekankan bahwa sosialisasi ini bukanlah kegiatan seremonial semata, melainkan bentuk nyata komitmen bersama. Andrei Carter Pasaribu menyampaikan bahwa acara ini menjadi wujud sinergi antara cabang dan kantor pusat. “Bumida tidak hanya hadir sebagai penyedia layanan, tetapi sebagai mitra yang ingin tumbuh bersama pemerintah daerah dalam melindungi aset negara,” ujarnya.

Di sisi lain, Yofan Alfharid Sugiri menambahkan bahwa peran staf lapangan dalam mendampingi proses administrasi dan klaim juga sangat krusial. “Kami ingin memastikan tidak ada keraguan dalam setiap langkah. Mulai dari pelaporan, dokumen, hingga koordinasi dengan bengkel maupun adjuster, semuanya harus jelas agar peserta merasa aman,” jelasnya.

Sebagai bagian dari presentasi, Bumida juga menyoroti contoh klaim yang pernah berhasil ditangani, mulai dari klaim kendaraan operasional dengan kerugian puluhan juta rupiah hingga klaim besar akibat gempa bumi di Palu senilai Rp 87 miliar. Penyampaian kasus nyata ini menegaskan rekam jejak Bumida dalam memberikan perlindungan nyata atas aset vital, sekaligus memperlihatkan komitmen perusahaan untuk selalu sigap ketika risiko terjadi.

Selain itu, Bumida menekankan bahwa keterlibatan aktif peserta sangat penting dalam setiap sosialisasi. Dengan banyaknya pertanyaan yang muncul, terutama mengenai risiko yang dikecualikan dan prosedur klaim, kegiatan ini menunjukkan bahwa literasi asuransi di kalangan pengelola aset daerah semakin meningkat. Hal ini menjadi modal penting untuk memperkuat tata kelola aset daerah secara lebih profesional dan terukur.

Acara ini juga menjadi sarana mempererat hubungan kerja sama antara pemerintah daerah dan sektor asuransi. Soni Gunardi menyebutkan bahwa melalui kegiatan seperti ini, komunikasi yang terbangun akan semakin terbuka. “Dengan adanya sosialisasi rutin, kami bisa mendengar langsung kebutuhan mitra kerja dan memastikan produk asuransi yang diberikan sesuai dengan harapan pengguna layanan,” pungkasnya.

Acara ditutup dengan kesimpulan dari panitia serta doa bersama. Menurut Ketua Panitia, Soni Gunardi, sosialisasi ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan literasi asuransi di kalangan pengelola aset daerah. “Kami berharap seluruh peserta dapat meneruskan informasi ini ke unit kerja masing-masing, sehingga perlindungan aset milik daerah benar-benar dipahami dan dimanfaatkan secara optimal,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kerja sama strategis antara Bumida dan BPAD DKI Jakarta semakin kokoh dalam memberikan kepastian hukum dan perlindungan finansial bagi aset pemerintah daerah.

Charisma Dina Wulandari / Bagian Hubungan Masyarakat

#Bumida1967
#AsuransiBumida
#BPADDKI
#SosialisasiAsuransi
#AsuransiKendaraan
#AsuransiGedung
#AsuransiBumida1967
#PerlindunganAset
#PemprovDKI
#KerjaSamaStrategis

JL. Wolter Monginsidi No. 63. Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Telp : (021) 7222685 (Hunting)
headoffice@bumida.co.id
whatsapp